Info Kesehatan
- Kebiasaan berkebun memberikan kontribusi terhadap kualitas hidup?
Orang yang gemar berkebun ternyata memiliki sifat optimis yang lebih
besar ketimbang mereka yang tidak gemar berkebun. Sebuah penelitian dari Texas A&M dan Texas State Universities
menanyakan beberapa pertanyaan dalam surveinya kepada responden yang
berusia 50 dan lebih tua. Hasilnya, survei mengungkap bahwa ada beberapa alasan kuat yang membuat orang berusia lanjut memiliki kualitas hidup yang lebih baik saat berkebun.
"Fokus
utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah berkebun memiliki
dampak positif pada presepsi kualitas hidup dan tingkat fisik orang bila
dibandingkan dengan mereka yang tidak suka berkebun," ujar Aime Sommerfeld, salah satu peneliti.
Sebuah
laporan penelitian yang berjudul 'A Profile of Older Americans',
menuliskan bahwa orang yang berusia di atas 50 tahun memiliki risiko
terkena penyakit lebih besar akibat menurunnya frekuensi berolahraga dan
gaya hidup yang buruk. Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa
kombinasi aktivitas fisik dan peningkatan konsumsi buah atau sayur dapat
mengurangi risiko terkena penyakit kronis secara drastis.
"Berkebun
adalah salah satu kegiatan rumahan di saat luang yang paling populer
dan dilaporkan sebagai kegiatan penghilang stres yang paling umum
setelah berjalan bagi orang yang berusia diatas 50 tahun," ungkap para peneliti, seperti yang dikutip dari Health24.
Untuk
mengetahui lebih lanjut mengenai korelasi kesehatan dan sikap seseorang
dengan kebiasaan berkebun, Sommerfeld membuat survei berdasarkan Life
Satisfaction Inventory A (LSIA), sebuah alat yang mengukur lima komponen
kualitas hidup ('semangat hidup', 'resolusi dan ketabahan', 'kesesuaian
dan tujuan yang diinginkan tercapai', 'fisik, psikologis, dan sosial
konsep diri', serta 'optimisme').
Hasilnya, ada perbedaan signifikan dalam kepuasan hidup secara keseluruhan dan orang yang gemar berkebun memiliki nilai rata-rata yang tinggi. Lebih dari 84 persen setuju dengan pernyataan "saya telah membuat beberapa rencana untuk apa yang akan saya pada bulan depan dan tahun depan dari sekarang", sedangkan yang tidak berkebun hanya 68 persen saja. (berbagai sumber)

0 komentar:
Posting Komentar